Scroll untuk baca artikel
BERITA MORUT

Kapolda Sulteng Kunjungi PT. ITSS, 5 Pekerja Asal Tiongkok Meninggal. Total Korban Ledakan Tungku 51 Orang.

57
×

Kapolda Sulteng Kunjungi PT. ITSS, 5 Pekerja Asal Tiongkok Meninggal. Total Korban Ledakan Tungku 51 Orang.

Sebarkan artikel ini

MOROWALI- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Agus Nugroho kunjungi lokasi tungku meledak PT. ITSS di kabupaten Morowali. Minggu, 24 Desember 2023 pukul 15.00 WITA.

Kedatangan Kapolda Sulteng didampingi Kapolres Morowali ini bersama rombongan dan TNI langsung meninjau lokasi ledakan tungku yang merenggut nyawa puluhan karyawan, serta korban luka.

“Kapolda datang langsung meninjau tempat ledakan tungku,” ujar sumber

Selain meninjau lokasi ledakan, Kapolda mengunjungi klinik tempat para karyawan korban ledakan tungku di rawat.

Kunjungan ke klinik juga dilakukan oleh kepala BPJS Ketenagakerjaan Morowali Algazhali. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan memastikan data korban,

“Kehadiran kami untuk memastikan data korban,” ujar Alghazali

Dari release yang diterima media ini total ada 51 korban akibat ledakan tungku PT. ITSS merupakan salah satu tenant yang berada di kawasan PT. IMIP.

Perkembangan terbaru hingga pukul 15.00 Wita, diketahui situasi di lokasi kejadian sudah terkendali. Jumlah korban meninggal terbaru yang terkonfirmasi adalah 13 orang, terdiri atas 5 pekerja asal Tiongkok dan 8 dari Indonesia. Sementara itu sebanyak 38 orang luka-luka telah mendapatkan perawatan.

Korban terluka umumnya disebabkan karena terkena uap panas. Kronologi peristiwa ini diketahui terjadi pukul 06.15 Wita pagi tadi. Tungku feronikel No. 41 masih ditutup untuk operasi pemeliharaan. Saat tungku tersebut sedang tidak beroperasi dan dalam proses perbaikan, terdapat sisa slag dalam tungku yang keluar lalu bersentuhan dengan barang-barang yang mudah terbakar di lokasi.

Dinding tungku lalu runtuh dan sisa besi terak mengalir keluar dan menyebabkan kebakaran. Akibatnya, pekerja yang berada di loaksi mengalami luka-luka.

Pascakecelakaan, penyelamatan di lokasi segera dilakukan oleh tim PT IMIP dengan membentuk tim penanganan kecelakaan dan dampaknya. Manajemen PT IMIP juga telah menanggung seluruh biaya perawatan dan perawatan korban pascakecelakaan, termasuk kenyamanan emosional kepada keluarga korban dan analisis kecelakaan.

Saat ini, tim PT IMIP tengah berkoordinasi dengan pihak terkait, antara lain Safety ITSS, satuan pengamanan objek vital nasional (PAM Obvitnas) Kawasan IMIP, Polda Sulteng, Danrem Tadulako, dan jajaran pemerintah Kecamatan Bahodopi dan Kabupaten Morowali.